Berita

,ark lippert sesaat setelah diserang/net

Dunia

Serangan Dubes AS di Seoul Karena Pengamanan Renggang

SABTU, 07 MARET 2015 | 09:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat yakin bahwa pengamanan bagi duta besarnya di Korea Selatan, Mark Lippert saat mengalami insiden penyerangan pisau, kurang memadai.

"Kami masih mengumpulkan semua fakta tentang bagaimana orang-orang yang masuk ke acara tersebut disaring, bagaimana mereka bisa masuk dalam daftar, bagaimana mereka bisa diijinkan masuk," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf seperti dimuat Reuters (Jumat, 6/3).

Kata Harf, pengamanan bagi duta besar Amerika Serikat di seluruh dunia didasarkan pada penilaian oleh para ahli dari biro departemen Keamanan Diplomatik. Ia pun menambahkan, pada saat penyerangan terjadi, Lippert hanya dikawal oleh seorang petugas polisi Korea Selatan.


Menyusul serangan, Harf menyebut bahwa keamanan bagi Lippert telah digandakan dengan penambahan jumlah personil kepolisian.

Lippert sendiri diketahui diserang dengan menggunakan pisau oleh seorang aktivis pro-Korea Utara yang menggaungkan protes atas latihan militer gabungan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan mulai awal pekan depan. Serangan yang terjadi pada Kamis pagi (5/3) itu menyebabkan Lippert harus mendapatkan 80 jahitan di bagian wajahnya. Demikian seperti dimuat KoreaKini. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya