Berita

denny indrayana/net

Politik

Mangkir dari Panggilan Bareskrim, Denny Indrayana Bukan Contoh yang Baik

JUMAT, 06 MARET 2015 | 20:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkum HAM) Denny Indrayana mangkir dari panggilan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi payment gateway di Kementerian Hukum dan HAM.   Pengamat hukum Choirul Huda menilai sikap Denny yang mangkir ini jelas bukan contoh yang baik. Apalagi tak ada alasan yang jelas dari Denny untuk tidak menghadiri panggilan tersebut.

"Dia itu kan statusnya masih saksi, harusnya dia hadir dong," kata Choirul beberapa saat lalu (Jumat, 6/3).   

Choirul pun menyindir ucapan Denny, pada saat dirinya masih menjabat sebagai Wamenkum HAM.


"Dia akan malu jika sampai polisi melakukan jemput paksa, jelas dia seorang mantan menteri dan guru besar. Apalagi dia pernah mengucap, jika membela seorang koruptor itu sama jadi koruptor," sindir Choirul.   

Dengan sikapnya itu, Choirul pun menduga, jika bisa saja status saksi Denny bisa menjadi tersangka. "Bisa menjadi tersangka. Karena, orang yang menghalangi proses penegakan hukum itu sama saja dengan melakukan tindak pidana." Choirul menegaskan.   

Menurutnya, seharusnya saat ini Denny menghormati sikap Bareskrim Polri yang tak ingin melakukan sikap penjemputan paksa.

"Bahkan, seorang saksi yang tidak memenuhi panggilan itu bisa dikenakan tindak pidana ika tanpa alasan ketidakhadirannya," demikian Choirul.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya