Berita

ilustrasi/net

Dunia

6 Tahun Terakhir, Tingkat Bunuh Diri di Kalangan Remaja AS Meningkat

JUMAT, 06 MARET 2015 | 15:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Angka bunuh diri di kalangan muda Amerika Serikat meninkat secara dratis selama kurun waktu enam tahun terakhir.

Menurut studi, resesi ekonomi juga memainkan peran penting dalam peningkatan tersebut.

Merujuk pada sebuah laporan yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Kamis (5/3), tingkat bunuh diri di kalangan gadis remaja yang berusia antara 10 hingga 24 tahun di Amerika Serikat terus mengalami peningkatan bahkan melebihi tingkat bunuh diri di kalangan laki-laki.


Berdasarkan laporan itu ditemukan bahwa tingkat bunuh diri di kalangan perempuan muda pada tahun 2013 lalu adalah 3.4 per 100 ribu orang. Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan tahun 2007 lalu yakni 2.2 per 100 ribu orang.

Sementara itu, angka bunuh diri bagi kalangan remaja pria juga melonjak, namun jumlahnya tidak lebih besar dari remaja perempuan.

Sedangkan, tingkat bunuh diri di kalangan orang dewasa di Amerika Serikat juga mengalami peningkatan sejak tahun 2007 lalu dengan kisaran 15 hingga 20 bunuh diri per 100 ribu orang. Pada tahun 2007 tercatat ada 4.320 kematian akibat bunuh diri, sedangkan jumlah itu meningkat menjadi 5.264 pada tahun 2013.

Para ahli percaya bahwa krisis ekonomi 2007-2009, dijuluki sebagai resesi besar, memainkan peran penting dalam peningkatan angka bunuh diri itu. Banyak orang yang mengalami keadaan eksternal seperti kebangkrutan, kehilangan pekerjaan dan penyitaan. Hal itu juga memainkan peran penting dalam kematian bunuh diri. Demikian seperti dimuat Press TV (Jumat, 6/3). [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya