Berita

Siang Ini Aliansi Rakyat Penjaga Kedaulatan NKRI Mau Antarkan Koin ke Kedubes Australia

JUMAT, 06 MARET 2015 | 07:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Aliansi Rakyat Penjaga Kedaulatan NKRI, Jumat siang nanti (6/3) akan menggelar aksi puncak #KoinUntukAustralia di Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Australia, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

"Agenda aksi puncak itu ialah mengantarkan koin yang sudah terkumpul dari seluruh penjuru tanah air kepada pihak Kedubes Australia," kata Koordinasi aksi, Romidi Karnawan, dalam keterangan beberapa saat lalu.

Hingga kini, ungkap Romidi, koin yang terkumpul di Posko Induk #KoinUntukAustralia, Matraman, Jakarta Timur, berjumlah sekitar satu karung. Jumlah itu diyakininya bisa bertambah hingga jelang aksi dihelat, lantaran bakal sampainya paket koin dari daerah.


Pegiat gerakan #KoinUntukAustralia asal Aceh Darlis Aziz pun dijadwalkan terbang dari Aceh ke Jakarta untuk mengikuti aksi puncak tersebut.

Melalui aksi itu, Aliansi Rakyat Penjaga Kedaulatan NKRI hendak menyuarakan tuntutannya agar pemerintah Australia meminta maaf secara terbuka.

"Selain tuntutan permintaan maaf dari pemerintah Australia, tujuan kami mengantarkan koin ialah sebagai simbol perlawanan dan tanggung jawab kami sebagai anak bangsa yang tidak terima bila pemerintah Australia menjadikan bantuan sebagai kedok untuk mengintervensi, bahkan merongrong kedaulatan hukum Indonesia," lanjut Romidi.

Romidi menambahkan, aksi nanti juga menjadi bentuk penegasan kembali desakan masyarakat agar Presiden Jokowi segera mengeksekusi mati dua gembong narkoba Bali Nine dan terpidana mati kasus narkoba lainnya. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya