Berita

ilustrasi/net

Dunia

Obama Telepon Dubesnya di Korsel Pasca Serangan Pisau Cukur

KAMIS, 05 MARET 2015 | 09:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Barack Obama segera menelepon duta besarnya untuk Korea Selatan yang baru saja menjadi korban serangan pisau cukur.

"Presiden menelepon Dubes AS untuk Korea Selatan, Mark Lippert untuk mengatakan bahwa ia dan istrinya, Robyn ada pada pikiran dan doanya, dan beraharap agar Lippert cepat sembuh," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat Bernadette Meehan.

Lippert sendiri diketahui sempat menjadi ajudan Obama sebelum akhirnya ditunjuk menjadi duta besar.


Di samping itu, seperti dimuat Korea Times, Amerika Serikat mengutuk serangan yang dilakukan terhadap duta besarnya pagi tadi (Kamis, 5/3).

"Kami mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut," kata wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Marie Harf.

Diketahui, Lippert terluka setelah tiba-tiba saja diserang oleh seorang pria bermarga Kim dengan pisau cukur pagi tadi ketika hendak memberikan kuliah umum.

Lippert yang terluka dan berlmuran darah pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.

Pelaku penyerangan melakukan aksinya karena menentang Key resolve atau latihan militer gabungan tahunan yang akan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan di Semenanjung Korea mulai Senin pekan depan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya