Berita

julie bishop/net

Dunia

Australia Tunggu Respon Indonesia Soal Gagasan Pertukaran Tahanan

KAMIS, 05 MARET 2015 | 08:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri luar Negeri Australia Julie Bishop menunggu tindak lanjut Indonesia terkait gagasan soal pertukaran tahanan sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan dua warga negaranya yang menjadi terpidana mati di Indonesia.

Bishop mengkonfirmasi hal itu pagi tadi (Kamis, 5/3). Ia menyebut bahwa gagasan soal pertukaran tahanan itu telah dibahas dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi melalui sambungan telepon pada Selasa malam (3/3).

"Apa yang kita ingin lakukan adalah memiliki kesempatan untuk berbicara tentang pilihan yang mungkin tersedia di ranah pertukaran tahanan," kata Bishop di Canberra seperti dimuat Sydney Morning Herald.


Bishop tidak menjabarkan lebih rinci soal apa yang dibahas keduanya.

"Tapi kami mencari kesempatan untuk menjelajahi setiap pilihan yang mungkin tersedia, setiap jalan yang mungkin tersdia untuk menyelematkan nyawa kedua warga negara kami," sambungnya.

Kata Bishop, Menteri Retno berjanji untuk membawa gagasan itu kepada Presiden Joko Widodo. Karena itu pihaknya hanya bisa menunggu respon terkait gagasan itu.

Australia diketahui menentang eksekusi mati dua warga negaranya yang menjadi terpidana mati dalam kasus Bali Nine yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Ide pertukaran tahanan itu bisa melibatkan tiga orang warga Indonesia yang ditahan di Australia karena kasus obat-obatan terlarang tahun 1998 lalu. Ketiganya adalah Kristito Mandagi, Saud Siregar dan Ismunandar. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya