Berita

agun gunandjar/net

Agun Gunandjar: Bukan Draw, Tapi 2-0 untuk Munas Jakarta

KAMIS, 05 MARET 2015 | 07:00 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Keliru bila dikatakan keputusan Mahkamah Partai Golkar membuat kubu Agung Laksono atau kubu Munas Jakarta draw dengan kubu Aburizal Bakrie atau kubu Munas Bali.

"Bukan draw, tapi 2-0 untuk Munas Jakarta," kata politisi Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, kepada Kantor Berita Politik RMOL Jakarta, Rabu malam (4/3).

Agun menjelaskan, Mahkamah Partai telah memutuskan sesuai dengan amar putusan terhadap tiga permohonan yang berbeda pemohonnya, namun satu dan lainnya memiliki kemiripan. Yaitu soal sahnya pelaksanaan Munas Partai Golkar, yang pada akhirnya Mahkamah memutuskan mengabulkan permohonan sebagian dari pemohon dan memenangkan Munas Jakarta dengan kewajiban menampung orang-orang pihak Bali dengan syarat PDLT (prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela)


Mahkamah juga, lanjut Agun, memutuskan agar Munas Jakarta melaksanakan konsolidasi partai untuk musyawarah daerah kabupaten/kota, muswayarah provinsi, dan terakhir Munas Gokar paling lambat pada oktober 2016. Mahkamah sendiri akan mengawasi pelaksanaannya.

"Itu putusan yang dibacakan dalam sidang MP yang dinyatakan secara tegas oleh Hakim Andi Matalata dan Djasri Marin, adapun kedua Hakim lainnya tidak berpendapat atau tidak ambil keputusan yang memenangkan pihak Munas Bali maupun Jakarta, justru ambil sikap mendukung pihak Bali untuk kasasi, dan beri rekomendasi agar yang menang tapung yang kalah, dan seterusnya," ungkap Agun, yang merupakan anggota Presidium Penyelemat Partai Golkar.

"Artinya MP sudah buat keputusan atas dua pendapat Andi M dan Djasri Marin bahwa Munas Jakarta sah seperti tersebut di atas, yang putusan tersebut ditandatangani oleh 4 hakim MP tersebut," demikian Agun. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya