Berita

rmoljabar

Hukum

Ruang Keuangan Setda Kabupaten Cirebon Diacak-acak Tim Kejagung

RABU, 04 MARET 2015 | 16:35 WIB

. Tim Satgasus Kejaksaan Agung RI menggeledah ruangan Bagian Keuangan pada Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Rabu (4/3). Mereka datang menggunakan kendaraan roda empat dan sampai di setda sekitar pukul 10.00 WIB.

Sumber RMOLJabar di lapangan menyebutkan Tim Satgasus Kejaksaan Agung RI sempat menanyakan ada atau tidaknya Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi; Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi alias Gotas; dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dudung Mulyana.

Setelah tahu, ketiga pejabat ini tidak ada, Tim Satgasus Kejaksaan Agung RI langsung datangi ruangan Bagian Keuangan Setda Kabupaten Cirebon.


"Mereka tanya pak bupati, wabup dan sekda ada atau tidak," kata salah satu sumber yang dapat dipercaya di Kabupaten Cirebon.

Menurut sumber itu, setelah tahu bupati dan sekda sedang ada acara di sebuah hotel di Cirebon dan Karangsembung langsung bergerak dan tidak menggeledah ruangan wabup. "Mereka tidak geledah ruangan Wakil Bupati Cirebon. Pak Wabup hari ini tidak ada, kemarin ada," kata dia.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Sumber, Kabupaten Cirebon, Anton Laranono juga hadir di lokasi dan masuk ke ruangan Bagian Keuangan Setda Kabupaten Cirebon.

"No comment," kata Anton Laranono sambil meminta wartawan menunggu di luar.

Sebelumnya, penggeledahan dilakukan di rumah dinas dan rumah pribadi Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi alias Gotas, Selasa (3/3). Diduga di ruangan tersebut terdapat barang bukti terkait kasus dugaan korupsi dana hibah bansos APBD Kabupaten Cirebon 2009-2012.

Dugaan korupsi itu telah menyeret Gotas sebagai tersangka. Dalam kasus ini, selain Gotas ada dua tersangka lain. Mereka adalah Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kedawung, Subekti Sunoto dan Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Emon Purnomo.

Ketiganya disangkakan telah memotong dana hibah bansos bagi sejumlah penerima. Akibatnya negara dirugikan sekitar Rp 1,8 miliar. Kasus ini terjadi ketika Gotas menjabat Ketua DPRD Kabupaten Cirebon. Sementara Bupati Cirebon, saat itu dijabat oleh Dedi Supardi. [dem/sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya