Berita

Partai Demokrat

Forum Komunikasi Pendiri Demokrat Ngotot Tumbangkan SBY di Kongres

RABU, 04 MARET 2015 | 08:55 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ambisi Forum Komunikasi Pendiri Demokrat (FKPD) untuk ikut serta dalam kongres ke IV Partai Demokrat rupanya belum juga padam. Dua nama yang diusung yakni Akbar Yahya dan Sys NS, masih tetap dijagokan untuk maju sebagai calon ketua umum di kongres Partai Demokrat yang rencananya digelar di Kota Surabaya awal April tahun ini.

Ketua Umum FKPD Vence Rumangkang menegaskan, sikap FKPD terhadap kongres Demokrat nanti masih tetap sama. FKPD, kata dia, masih berhasrat bisa ambil bagian dalam pelak­sanaan kongres.

"Kalau pun ada nama lain yang juga ingin maju di kon­gres selain dari FKPD, itu kami hargai. Yang terpenting bukan Pak SBY yang maju," katanya saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.


Menurut Vence, FKPD selaku deklarator yang melahirkan partai sangat berharap Demokrat kembali jaya seperti di Pemilu 2009. Untuk bisa bangkit kem­bali, kata dia, maka momentum­nya ada di kongres.

"Bila kongres bisa menyatu­kan semua kepentingan, maka kader akan merasa memiliki partai. Untuk menyatukan itu, maka proses demokrasi yang harus dijalankan," katanya.

Sementara yang terjadi saat ini, lanjut dia, beberapa elite Demokrat justru sudah membuat skenario aklamasi. Menurutnya, langkah ini, sama saja mem­bunuh demokrasi sebelum kon­gres itu digelar. "Kalau dibilang dukungan terhadap SBY itu besar, buktinya apa? Tidak ada jaminan, dukungan saat ini akan sama saat di kongres," katanya.

Karena itu, Vence mengingat­kan pada elite Partai Demokrat bisa menghargai Demokrasi. Menjadi ketua umum, meru­pakan hak yang melekat pada setiap kader.

"Janganlah orang mau maju di­halangi dan dibunuh semangatnya dengan aklamasi. Kalau SBY mau maju, silakan. Tapi dia harus siap juga bersaing," tegasnya.

Wakil Ketua I FKPD Subur Sembiring mengingatkan, saat ini yang dibutuhkan kader yakni sikap konsistensi SBY. Dalam KLB (Kongres Luar Biasa) di Bali pada 2013, SBY sudah secara tegas menyatakan tidak ingin maju lagi di kongres.

"Kami hormati sikap SBY saat itu. Jangan sampai kami tidak menghargai SBY lagi karena sikapnya yang tidak konsisten," katanya.

Menurutnya, terkait pelak­sanaan kongres, FKPD pada akhir Maret ini bakal menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) II. Agenda utama dari silat­nas tersebut, menyatukan dan mengingatkan kader Demokrat dari pihak-pihak yang ingin memecah belah partai. "Partai Demokrat bukan milik perorangan atau golongan. Akan tetapi milik semua kader Partai Demokrat. Semangat ini yang ingin kembali kami bangun," ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul me­mastikan bila SBY akan kem­bali maju di kongres mendatang. Dengan majunya SBY, Ruhut yakin maka kongres akan satu suara untuk melakukan aklamasi. "Pak SBY maju, saya yakin kader lain yang akan maju membatal­kan niatnya. Semua sepakat bila Demokrat masih butuh SBY," tegasnya. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya