Ambisi Forum Komunikasi Pendiri Demokrat (FKPD) untuk ikut serta dalam kongres ke IV Partai Demokrat rupanya belum juga padam. Dua nama yang diusung yakni Akbar Yahya dan Sys NS, masih tetap dijagokan untuk maju sebagai calon ketua umum di kongres Partai Demokrat yang rencananya digelar di Kota Surabaya awal April tahun ini.
Ketua Umum FKPD Vence Rumangkang menegaskan, sikap FKPD terhadap kongres Demokrat nanti masih tetap sama. FKPD, kata dia, masih berhasrat bisa ambil bagian dalam pelakÂsanaan kongres.
"Kalau pun ada nama lain yang juga ingin maju di konÂgres selain dari FKPD, itu kami hargai. Yang terpenting bukan Pak SBY yang maju," katanya saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.
Menurut Vence, FKPD selaku deklarator yang melahirkan partai sangat berharap Demokrat kembali jaya seperti di Pemilu 2009. Untuk bisa bangkit kemÂbali, kata dia, maka momentumÂnya ada di kongres.
"Bila kongres bisa menyatuÂkan semua kepentingan, maka kader akan merasa memiliki partai. Untuk menyatukan itu, maka proses demokrasi yang harus dijalankan," katanya.
Sementara yang terjadi saat ini, lanjut dia, beberapa elite Demokrat justru sudah membuat skenario aklamasi. Menurutnya, langkah ini, sama saja memÂbunuh demokrasi sebelum konÂgres itu digelar. "Kalau dibilang dukungan terhadap SBY itu besar, buktinya apa? Tidak ada jaminan, dukungan saat ini akan sama saat di kongres," katanya.
Karena itu, Vence mengingatÂkan pada elite Partai Demokrat bisa menghargai Demokrasi. Menjadi ketua umum, meruÂpakan hak yang melekat pada setiap kader.
"Janganlah orang mau maju diÂhalangi dan dibunuh semangatnya dengan aklamasi. Kalau SBY mau maju, silakan. Tapi dia harus siap juga bersaing," tegasnya.
Wakil Ketua I FKPD Subur Sembiring mengingatkan, saat ini yang dibutuhkan kader yakni sikap konsistensi SBY. Dalam KLB (Kongres Luar Biasa) di Bali pada 2013, SBY sudah secara tegas menyatakan tidak ingin maju lagi di kongres.
"Kami hormati sikap SBY saat itu. Jangan sampai kami tidak menghargai SBY lagi karena sikapnya yang tidak konsisten," katanya.
Menurutnya, terkait pelakÂsanaan kongres, FKPD pada akhir Maret ini bakal menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) II. Agenda utama dari silatÂnas tersebut, menyatukan dan mengingatkan kader Demokrat dari pihak-pihak yang ingin memecah belah partai. "Partai Demokrat bukan milik perorangan atau golongan. Akan tetapi milik semua kader Partai Demokrat. Semangat ini yang ingin kembali kami bangun," ujarnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul meÂmastikan bila SBY akan kemÂbali maju di kongres mendatang. Dengan majunya SBY, Ruhut yakin maka kongres akan satu suara untuk melakukan aklamasi. "Pak SBY maju, saya yakin kader lain yang akan maju membatalÂkan niatnya. Semua sepakat bila Demokrat masih butuh SBY," tegasnya. ***