Berita

Gubernur Jambi Siap Sambut Investor dengan Tari Sekapur Sirih

SENIN, 02 MARET 2015 | 18:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam empat tahun terakhir, tingkat perekonomian Provinsi Jambi mencapai 7,93 persen dan ini melebihi rata-rata nasional. Hal ini membuktikan program pemerintah cukup berhasil dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Yang paling mendasar terkait pertumbuhan ekonomi itu tidak terlepas dari bagaimana pemerintah membelanjakan APBD secara tepat sasaran. Sebab hal itu menjadi salah satu yang mendorong ekonomi menjadi baik," kata Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus.

Pembelanjaan APBD ini, ungkap HBA, begitu Hasan Basri disapa, selalu menjadi perhatian atau evaluasi kepada dinas-dinas atau instansi supaya anggaran yang sudah ditetapkan harus dibelanjakan secepatnya dan jika mungkin sasaran yang tercapai mencapai 90 persen pada akhir tahun anggaran.


"Itu yang selama ini selalu kita kawal, sehingga pertumbuhan ekonomi  trendnya cukup baik," tegasnya beberapa saat lalu (Senin, 2/3).

Selain itu, menurut HBA yang juga Ketua DPD partai Demokrat Provinsi Jambi itu, pihak pemprov memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk berinvestasi serta memberikan pelayanan yang terbaik dan cepat kepada pihak investor.

"Pelayanan kita kepada investor yang datang ke Jambi mungkin terus terang adalah pelayanan yang tepat dan cepat," jelasnya.

Bahkan pemerintah provinsi menyambut para investor yang datang dengan sambutan hangat. "Jika perlu, kita akan sambut investor dengan tari sekapur sirih," demikian HBA. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya