Berita

eva kusuma sundari/net

KONGRES PAN

Politisi PDIP: PAN Rugi Bila Dradjad Wibowo Mundur

SENIN, 02 MARET 2015 | 11:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sejak reformasi bergulir, Indonesia menghadapi defisit demokrasi. Artinya, banyak orang-orang baik menolak masuk politik.

"Ini menyebabkan politik gagal memenuhi difinisi bahwa politik adalah jalan mulia, jalan keluar bagi kemaslahatan umat atau rakyat," kata politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Senin, 2/3).

Akhirnya, lanjut Eva, politik dan parpol gagal berfungsi sebagai agent of change untuk transformasi masyarakat dan negara menuju situasi yang lebih baik akibat parpol dipegang politisi-politisi yang berintegritas rendah.


Pernyataan Eva ini terkait dengan niat Dradjad H Wibowo yang mau beristirahat dari politik praktis setelah Kongres  Partai Amanat Nasional (PAN) ke-IV di Bali. Eva berharap Dradjad mengurungkan niatnya. (Baca: Usai Kongres PAN Bali, Dradjad Wibowo Istirahat dari Politik Praktis)

"Ibaratnya dia maqom-nya sudah ikon yang merepresentasikan integritas, cerdas, bersih sehingga memelihara harapan masyarakat dan kader-kader PAN, serta kader partai lain, terhada dunia politik. Semoga Pak Zulkifli Hasan menarik DHW ke posisi strategis. PAN dan politik Indonesia akan merugi jika politisi sekaliber DHW mundur dari PAN," demikian Eva. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya