Berita

boris nemtsov/net

Dunia

Pembunuhan Boris Nemtsov Direncanakan Cermat

MINGGU, 01 MARET 2015 | 14:14 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Komite Investigasi (IC) Rusia menyebut pembunuhan tokoh oposisi Boris Nemtsov direncanakan dengan sangat hati-hati.

Hal ini mengacu kepada rincian senjata yang digunakan dan cara pelaku melakukan aksinya.

"Tidak ada keraguan bahwa kejahatan itu direncanakan dengan cermat, serta tempat yang dipilih untuk pembunuhan itu," begitu pernyataan IC (Sabtu, 28/2), seperti dikabarkan AFP.


Para penyidik percaya Nemtsov ditembak dari bagian belakang mobil menggunakan senjata api jenis Makarov, yang biasa digunakan oleh militer dan polisi Rusia.

Mereka juga mengatakan bahwa enam peluru yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) diproduksi oleh perusahaan yang berbeda. Ini membuat para penyidik sulit untuk melacaknya.

"Pembunuhan itu dilakukan oleh seseorang yang akrab dengan Nemtsov. Menurut penyelidikan, Boris Nemtsov bersama dengan teman wanitanya menuju ke flatnya, yang tidak jauh dari tempat kejadian. Di situ jelas bahwa pelaku kejahatan sudah mengetahui rute (Nemtsov)," beber penyidik.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya