Berita

ilustrasi/net

DPRD Jakarta Bertindak Tidak Pantas dan Memalukan!

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 18:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di tengah upaya pemerintah DKI Jakarta yang mempunyai misi mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel dengan penggunaan anggaran yang efisien dan tepat sasaran, DPRD malah berperilaku sebaliknya.

Ternyata upaya pemerintah ini justru tidak mendapat dukungan yang semestinya dari anggota DPRD DKI Jakarta.

Sikap DPRD DKI Jakarta ini disesalkan Ketua BPD Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Eddy Setiawan. Eddy pun mengungkap, berdasarkan fakta dan data yang dibuka Gubernur Basuki Tjahja Purnama, menunjukkan indikasi adanya penggelembungan pada beberapa pos anggaran yang nilainya tidak masuk akal pada RAPBD 2015.


Misalnya saja, total anggaran pengadaan alat pengaman daya uninterruptible power supply (UPS) yang mencapai Rp 12,1 triliun. Konon alat ini diperuntukkan bagi sekolah-sekolah negeri dan kelurahan-kelurahan di DKI Jakarta. Padahal sesuai pernyataan dari Kepala Dinas Pendidikan maupun para Lurah tidak ada pengajuan pengadaan UPS dari dinas pendidikan maupun kelurahan.

"Fakta ini dengan jelas menunjukkan bahwa DPRD DKI Jakarta yang seharusnya menjadi mitra eksekutif di bidang pengawasan budgeting justru bertindak tidak pantas dan memalukan; menghianati amanat rakyat yang menginginkan pengelolaan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel," tegas Eddy Setiawan beberapa saat lalu (Sabtu, 28/2).

Seharusnya, lanjut Eddy, anggota DPRD DKI Jakarta turut mendukung kebijakan Gubernur Ahok menerapkan standar penerapa E-Budgeting dan E-Catalouge untuk menghindari terjadinya pengajuan anggaran belanja yang berlebihan, menyimpang dan tidak efisien. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya