Berita

arif mujahidin/net

Sarihusada Kembali Genjot Program CSR

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 18:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebagai perusahaan penghasil nutrisi untuk ibu dan anak, PT Sarihusada Generasi Mahardhika berjanji tetap mengoptimalkan program Jelajah Gizi, Ayo Melek Gizi. Program ini merupakan bagian dari program peduli lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR),m yakni melanjutkan pemenuhan gizi dan nutrisi untuk ibu dan anak.

"Program-program tersebut akan membuka pengetahuan ibu dan masyarakat setempat untuk lebih mengenal potensi sumber pangan dan juga nilai gizi di lingkungannya," kata Head of Corporate Affairs PT Sarihusada, Arif Mujahidin, dalam silaturahmi dengan wartawan di Jakarta (Sabtu, 28/2).

Selain mengandung edukasi dengan hadirnya profesor di bidang nutrisi dan gizi, program ini juga akan lebih memberdayakan masyarakat setempat untuk lebih kreatif dalam menyajikan bahan makanan yang bergizi bagi keluarga.


"Program ini akan kami teruskan karena bermanfaat untuk memperbaiki pola hidup sehat, nantinya para ahli dibidang gizi dan nutrisi tetap akan kami hadirkan, selain membuka wawasan ibu dan dan masyarakat setempat para ahli ini juga akan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan potensi sumber makanan di lingkungannya,” kata Arif yang juga ditemani tim corporate affairs Sarihusada.

Berbagai program lainnya yang akan dilanjutkan dalam waktu dekat menurut Arif adalah Nutritalk, warung anak sehat dan lainnya. Selain itu, Sarihusada akan membantu teman-teman yang mempunyai informasi tentang posyandu atau ingin tahu lebih banyak tentang gizi.

"Kami siap berbagi tentang gizi dengan menghadirkan tim expert," katanya.

Arif juga menyatakan, pada 2014, pihaknya juga telah ikut memberikan kontribusi susu sebanyak 16 ton selama pelaksanaan program Bakti Kesejahteraan Rakyat (Bhakesra) yang menyambangi pulau-pulau terluar di Indonesia yang digagas oleh kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkoksera). [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya