Berita

ilustrasi pasukan militer as/net

Dunia

Jelang Latihan Militer Gabungan AS-Korsel, Korut Siaga Perang

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 17:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara menilai rencana latihan militer gabungan yang akan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan di wilayah Semenanjung Korea merupakan bentuk provokatif.

Karena itulah, tak heran bila pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyerukan agar para tentaranya memperkuat persiapan diri bila suatu saat menghadapi konfrontasi militer.

"Situasi yang berlaku di mana perang besar untuk reunifikasi nasional sudah dekat mengharuskan semua unit KPA (Tentara Rakyat Korea) menjadi unit penjaga agar sepenuhnya siap untuk perang politik dan ideologi, dalam teknik militer dan material," kata Kim Jong Un di Museum Perang Kemerdekaan Pyongyang pada hari ini (Sabtu, 28/2).


Perlu diketahui, Amerika Serikat dan Korea Selatan akan mulai melakukan latihan militer gabungan skala besar dengan melibatkan kapal perusak Aegis AS dan 10 kapal perang Korea Selatan. Latihan gabungan selama delapan minggu itu mengangkat tema Foal Eagle.

Seperti dimuat Press TV dengan merujuk pada laporan kantor berita Korea Utara KCNA, latihan tersebut akan mencakup semua unsur seperti darat, laut, dan udara dengan melibatkan sekitar 200 ribu pasukan Korea Selatan dan 3.700 pasukan AS.

Bukan hanya itu, kedua negara juga akan menggelar latihan bersama simulasi komputer yang dijuluki Key Resolve selama satu minggu. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya