Berita

Dunia

Terbukti Terima Suap, Mantan Wagub Pecinta Giok Dijerat 17 Tahun Penjara

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 16:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan wakil Gubernur provinsi timur Anhui Tiongkok bernama Ni Fake yang terkenal karena kecintaannya akan batu giok dijatuhi hukuman 17 tahun penjara atas tuduhan korupsi pada hari ini (Sabtu, 28/2).

Associated Press mengabarkan, Ni dinyatakan bersalah karena terbukti menerima suap senilai lebih dari 2 juta dolar AS.

Menurut Pengadilan Dongying Tiongkok dalam sebuah pernyataan, Ni juga tidak bisa menjelaskan soal dari mana uang senilai satu juta dolar AS yang saat ini telah menjadi asetnya.


Ni sendiri dikenal sebagai pejabat yang mengagumi batu giok dan seni. Dalam penyelidikan ditemukan bahwa Ni bukan hanya menerima uang, tapi juga batu giok, kaligrafi, lukisan atau benda seni berharga lainnya sebagai bentuk suap.

Menyusul putusan itu, Ni kabarnya tidak akan mengajukan banding.

Diketahui, sejak hampir tiga tahun terakhir, Tiongkok tengah gencar menggalakan kampanye melawan korupsi di bawah kebijakan Presiden Xi Jinping. Tak tanggung-tanggung, kampanye itu pun merambah di kalangan elit politik dan pejabat pemerintahan Tiongkok. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya