Berita

ilustrasi/net

Dunia

Polisi Bekuk Jurnalis Foto yang Ejek Pertempuran Bersejarah

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 15:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang jurnalis foto di Myanmar ditahan polisi pada hari ini (Sabtu, 28/2) karena memposting pesan di halaman facebooknya yang dinilai mengejek pertempuran bersejarah dan pemimpin negara.

Jurnalis foto yang ditangkap itu diketahui bernama Aung Myo Nay. Ia dijerat dengan undang-undang ketentuan darurat tahun 1950. Bila terbukti bersalah, maka ia bisa menghadapi ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Associated Press memuat, jurnalis foto itu memposting pesan yang berisi ejekan terhadap pasukan pemerintah dan pejuang komunis pada tahun 1917 lalu. Ia pun menulis bahwa hal itu merupakan hasil rancangan Presiden Thein Sein.


"Dia akan dikenakan Penyediaan Security Act untuk menyebar lauskan rumor yang dapat menyebabkan ketidakpuasan dengan pemerintah," kata seorang petugas jaga di kantor polisi di pusat kota Monywa Myanmar, di mana wartawan itu ditangkap. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya