Berita

Dunia

Pelaku Teror Konjen AS di Istanbul Diringkus

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 13:32 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang pria tak dikenal ditahan saat mengklaim akan melakukan serangan bom bunuh diri di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Istanbul, Turki, pada Jumat (27/2).

"Seseorang mengaku memiliki bom dalam kendaraannya yang diparkir di depan Konsulat Jenderal AS di Istanbul. Tersangka telah ditangkap oleh otoritas lokal dan kendaraan telah dipindahkan tanpa ada insiden," begitu pernyataan Jurubicara Konsulat AS di Istanbul, seperti dimuat Reuters.

Polisi Istanbul mengatakan seorang pria usia 33 tahun dengan inisial EC ditahan karena mengaku akan meledakkan dirinya sendiri. Belakangan diketahui bahwa pelaku teror mengalami gangguan mental.


Polisi tetap menahannya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut meskipun mereka tidak menemukan alat peledak dalam tubuh maupun mobil tersangka.

Tim gegana juga telah dikerahkan di distrik Sariyer, di mana Konsulat AS berada dan jalan di luar Konsulat sempat ditutup.

Istanbul telah menetapkan siaga keamanan yang tinggi sejak Januari lalu, ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di sebuah kantor polisi di distrik Sultanahmet. Kejadian itu menewaskan seorang perwira dan melukai beberapa orang lain. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya