Berita

Boris Nemtsov/net

Dunia

Tokoh Anti Putin Tewas Ditembak Tak Jauh dari Kremlin

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 06:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemimpin oposisi Rusia, Boris Nemtsov, dilaporkan tewas pada Jumat malam (27/2) waktu Rusia, setelah ditembak sekitar tujuh sampai delapan kali dari sebuah mobil di sebuah jembatan yang tidak jauh dari Kremlin.

Demikian Komite Investigasi Federasi Rusia dalam sebuah pernyataan hari beberapa saat lalu (Sabtu, 28/2), dikutip dari CNN. Lokasi penembakan itu disebut sebagai bagian kota yang biasanya sibuk.

Boris Nemtsov adalah wakil perdana menteri era 1990-an di bawah Presiden Boris Yeltsin dan telah menjadi salah satu kritikus paling vokal Presiden Rusia, Vladimir Putin.


Namun, tak lama setelah kejadian itu, Presiden Putin sendiri secara tegas mengutuk pembunuhan Nemtsov dan siapapun pelakunya. Demikian dilaporkan CNN, mengutip kantor berita Russia Today, pagi ini.

Kematian Nemtsov ini terjadi dua hari sebelum oposisi menggelar aksi massa besar di Moskow.

Nemtsov pernah ditangkap beberapa kali karena berbicara keras menentang Kremlin.

Misalnya pada tahun 2011 ketika ia memprotes hasil pemilihan parlemen dan pada tahun 2012 ketika ia bersama puluhan ribu orang turun ke jalan memprotes Putin. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya