Berita

budi gunawan/net

Hukum

KPK Akui Putusan Hakim Sarpin Hambat Penyidikan BG

JUMAT, 27 FEBRUARI 2015 | 12:49 WIB | LAPORAN:

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang mengabulkan gugatan praperadilan Komisaris Jenderal (Komjen) Pol. Budi Gunawan cukup menimbulkan hambatan bagi KPK. Utamanya, untuk melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi berupa transaksi mencurigakan yang menjerat jenderal bintang tiga itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan KPK, Johan Budi SP menyatakan, sampai saat ini pihaknya masih membahas langkah pasca ditolaknya upaya kasasi terkait putusan praperadilan itu.

"Setelah kami kasasi dan ditolak maka kami akan mencari jalan keluar," jelas Johan dalam keterangannya, Jumat (27/2).


Johan mengaku, secara kelembagaan, KPK menghormati putusan praperadilan yang mengabulkan gugatan praperadilan Komjen Pol. Budi Gunawan oleh PN Jaksel.

Diketahui, dengan putusan itu, PN Jaksel menyatakan penetapan tersangka KPK terhadap Budi Komjen Pol. Budi Gunawan tidak sah. Namun Johan juga tak menampik putusan itu berimbas kepada tidak berwenangnya KPK menangani kasus Budi Gunawan.

"Menghormati hasil praperadilan, KPK sesuai putusan praperadilan tidak berwenang menangani kasus BG (Budi Gunawan)," katanya.

Soal apakah upaya menentukan langkah terkait kelanjutan penyidikan kasus Komjen Budi Gunawan haru berkoordinasi dengan Polri, Johan membantahnya.

"Koordinasi Pimpinan KPK dengan Polri, bukan soal praperadilan. Koordinasi itu dilakukan untuk membangun sinergi antara lembaga Polri dan KPK," demikian Johan.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya