Berita

john jihad saat memenggal leher David Haines/net

Dunia

Janda Korban ISIS Mau John Jihad Ditangkap Hidup-hidup

JUMAT, 27 FEBRUARI 2015 | 10:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Janda seorang korban eksekusi ISIS berhap agar John Jihad bisa ditangkap dalam keadaan hidup.

John Jihad sendiri merupakan julukan yang tenar diberikan kepada seorang militan ISIS yang kerap tampil menjadi eksekutor pemenggal sandera. Ia biasanya tampil dengan pakaian serba hitam dan menyembunyikan wajahnya dengan masker hitam, kecuali di bagian mata.

Sebelum melakukan eksekusi, John Jihad kerap kali menyamapaikan pesan ancaman, terutama kepada Amerika Serikat yang gencar melawan ISIS. Ketika berbicara, John Jihad terdengar amat fasih berbahsa Inggris dengan logat British yang kental.


Baru-baru ini, identitas di balik sosok John Jihad terungkap. Ia disebut-sebut adalah Mohammed Emwazi. Pria 27 tahun kelahiran Kuwait yang menetap di sebelah barat London.

Menyusul terungkapnya identitas John Jihad, istri seorang pekerja bantuan yang juga menjadi salah seorang korban pemenggalan, David Haines, menuturkan harapannya agar Emwazi bisa segera ditangkap dalam keadaan hidup-hidup.

"Itulah satu-satunya kepuasan moral bagi keluarga dan semua orang yang ia bunuh," sebutnya seperti dimuat BBC (Jumat, 27/2).

"Saya pikir dia perlu dimasukkan ke pengadilan," sambungnya.

Sementara itu, adik Haines justru lebih emosional menanggapi identifikasi sang eksekutor ISIS itu.

"Saya  rasa semua keluarkan akan merasa lega setelah ada peluru di antara matanya (John Jihad)," sebutnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya