Berita

ilustrasi/net

Dunia

Lebih dari 100 Orang Termasuk Anak-anak Irak Diculik ISIS

KAMIS, 26 FEBRUARI 2015 | 01:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Lebih dari 100 warga Irak, termasuk sembilan bocah lelaki, telah diculik oleh kelompok Negara Islam atau ISIS di dekat Tikrit.

Syekh Anwar al Assi-Obeidi, yang cukup berpengaruh di wilayah itu, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa awalnya 118 orang diculik tiga hari lalu dari desa Rubaidha, sebelah timur Tikrit.

"Anak-anak berusia 9 dan 10 masih ditahan bersama dengan orang-orang yang tersisa di lokasi yang tidak diketahui," kata Syekh Anwar.


Dia mengatakan, sebagian besar dari mereka yang ditangkap memiliki kerabat yang berjuang melawan ISIS. Dia juga mengungkap bahwa 600 anggota suku al-Obeid telah dibunuh oleh pejuang ISIS sejak Juni.

"ISIS telah menculik orang-orang kami sebagai balasan atas dukungan mereka terhadap pasukan keamanan dan menjadi bagian dari suku-suku Sunni yang menentang ideologi ISIS," kata syekh yang ternama ini.

Dia mengatakan, berita penculikan ini sempat tidak tersebar karena layanan telepon di daerah itu diputus.

Berita itu datang sehari setelah pejuang ISIS dilaporkan menculik setidaknya 70 penganut Kristen Assyrian di provinsi Hassakeh, timur laut Suriah.

"Anggota kelompok etnis dan agama yang beragam di Irak, termasuk Turkmen, Shabaks, Kristen, Yezidi, Sabaeans, Kaka'e, Faili Kurdi, Arab Syiah, dan lain-lain telah sengaja dan sistematis ditargetkan oleh ISIS, " demikian sebuah laporan Perserikatan Bangsa Bangsa. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya