Berita

foto:net

Hukum

4 Anak Buah Marwan Jafar Dikorek Penyidik KPK

RABU, 25 FEBRUARI 2015 | 12:02 WIB | LAPORAN:

Empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Dirjen P2KT) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) dipanggil penyidik KPK, Rabu (25/2).

Keempatnya, yakni‎ Aloysius Eko Hascaryanto, Sutarwoko, Sudarso dan Muhammad Arsyad Nurdin. Kementerian yang menaungi 4 PNS itu kini telah berubah menjadi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Kementerian itu dipimpin oleh Menteri Marwan Jafar.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha menyebutkan, keterangan dari para saksi dibutuhkan untuk penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi berkaitan dengan aksi pemerasan yang menjerat Direktur Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Dirjen P2KT), Jamaluddin Malik.


”Keempat PNS dipanggil dalam kapasitas saksi untuk tersangka JM (Jamaluddin Malik)," jelas dia.

KPK mengumumkan status tersangka Jamaluddin terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi berkaitan dengan aksi pemerasan pada Selasa, 12 Februari 2015 lalu.

Aksi pemerasan yang dilakukan Jamaluddin untuk memperkaya dirinya itu melalui penyalahgunaan wewenang. Dugaan pemerasan yang dilakukan Jamaluddin menyangkut anggaran tahun 2013-2014 dan dana tugas pembantuan anggaran 2014.

Oleh KPK, Jamaluddin disangka melanggar Pasal 12 huruf e, huruf f, Pasal 23 Juncto Pasal 421, Juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHPidana.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya