Berita

ilustrasi/net

EKSEKUSI MATI BALI NINE

Komisi I: Evaluasi Kerjasama dengan Brasil

SABTU, 21 FEBRUARI 2015 | 11:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selama ini, Brasil dan Indonesia sudsah menjalin kerja sama dengan baik. Bahkan, untuk tahun anggaran 2009-2014, Indonesia memesan pesawat Super Tucano untuk mengawasi garis pantai. Indonesia juga memesan Multi Launcher Rocket System (MLRS).

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi I dari Fraksi Golkar, Tantowi Yahya. Namun kini, lanjut Tantowi,  tindakan emosional yang diambil Pemerintah Brasil akan memperburuk hubungan bilateral dengan Indonesia dalam berbagai bidang.

Pemerintah Brasil memanggil pulang duta besarnya dari Indonesia setelah pemerintah mengabaikan permohonan Brasil untuk mengampuni warganya yang dieksekusi di Nusakambangan. Bahkan Brasil melakukan pelecahan diplomatik dengan membatalkan pemberian credential kepada Dubes Indonesia di saat yang bersangkutan sudah berada di Istana Keperesidenan bersama dengan dubes-dubes lain.


"Kami akan duduk dengan Kemhan untuk mengevaluasi kerjasama ini ke depan jika Brasil tidak mengubah sikap," tegas Tantowi kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabtu, 21/2).

Selain di bidang pertahanan, kerja sama Indonesia dan Brasil juga terjalin dalam bidang perdagangan. Dan sebagai salah satu penghasil daging terbesar di dunia, Brasil saat ini sedang berusaha memasukkan dagingnya ke Indonesia. Menurut Tantowi, kerja sama di bidang perdagangan juga akan dievaluasi.

"Dan dua bidang itu saja, saya menilai Brasil dalam posisi yang lebih membutuhkan kita. Kita sedang dalam posisi darurat narkoba, oleh karenanya Pemerintah tidak boleh takut apalagi tunduk oleh tekanan-tekanan seperti yang sedang ditunjukkan oleh Brasil dan Australia saat ini," demikian Tantowi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya