Berita

net

Dunia

AS Siap Bantu Selidiki Penembakan Copenhagen

MINGGU, 15 FEBRUARI 2015 | 20:21 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Gedung Putih turut mengecam penembakan mematikan yang terjadi di Copenhagen, ibukota Denmark pada Sabtu sore (14/2).

Jurubicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Bernadette Meehan dalam sebuah pernyataan berjanji akan memberikan bantuan yang dibutuhkan dalam penyelidikan.

"Amerika Serikat mengutuk penembakan menyedihkan di Copenhagen. Kami telah melakukan komunikasi dengan rekan-rekan di Denmark dan siap untuk memberikan bantuan apapun yang diperlukan untuk penyelidikan," kata Meehan, seperti dikabarkan Xinhua, Minggu (15/2).


Ia, atas nama pemerintah AS juga mengucapkan belasungkawa atas kematian seorang pria dalam penembakan tersebut.

Tragedi ini terjadi di Kafe Krudttoenden saat ada acara bertajuk 'Seni, Penghujatan dan Kebebasan Berekspresi' yang mengundang Duta Besar Prancis di Denmark Francois Zimeray dan kartunis asal Swedia Lars Vilks.

Pelaku menargetkan Lars Vilks, seniman kontroversial yang terkenal karena menggambarkan sosok Nabi Muhammad sebagai seekor anjing pada 2007 silam. [why] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya