Berita

joko widodo/net

Politik

NASIB BUDI GUNAWAN

Politisi Gerindra Menunggu Senjata Pamungkas Jokowi

SABTU, 14 FEBRUARI 2015 | 14:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

DPR RI tidak berbuat banyak dalam tarik ulur penetapan Kepala Polri baru. Semua menunggu keputusan Presiden Joko Widodo. Bahkan, DPR menantikan "senjata pamungkas" dari Jokowi.

"DPR tidak tahu berbuat apa. Semuanya menunggu keputusan bapak presiden. Presiden kita biasanya punya senjata pamungkas. Biasanya blusukan. Ini belum dilakukan untuk menyelesaikan persoalan," sindir anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, dalam talkshow "Simalakama Jokowi" di Cikini, Jakarta, Sabtu (14/2).

"Waktu menjabat gubernur dia blusukan sampai gorong-gorong untuk atasi banjir, tapi banjir tetap saja terjadi. Saya menunggu langkah beliau lakukan penuntasan masalah ini (calon Kapolri)," tambah tokoh senior Partai Gerindra ini.


Ditegaskan Martin bahwa persoalan Komjen Budi Gunawan tergantung pada keberanian presiden membuat keputusan.

"Lebih baik membuat keputusan yang sedikit keliru daripada tidak membuat keputusan sama sekali," tegas dia.

Kasus calon Kapolri ini, tambah Martin, juga memaksa rakyat untuk lebih belajar memahami pemimpinnya. Martin menyindir Jokowi yang selalu mengatakan keputusan soal pelantikan Budi Gunawan akan diumumkan "minggu depan". Nyatanya sudah sebulan ditunggu, keputusan tak kunjung datang.

"Harus makin belajar mendalami, minggu depan itu yang mana. Kalau orang batak bilang sekarang ya sekarang," ujarnya. [ald] 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya