Berita

presiden joko widodo/net

Politik

SIMALAKAMA JOKOWI

Dunia Persilatan Politik Kita Lagi Bingung...

SABTU, 14 FEBRUARI 2015 | 10:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komisi III DPR RI betul-betul tersandera selama lebih dari satu bulan polemik pencalonan Komjen Budi Gunawan. Presiden Joko Widodo terus menerus menunda keputusannya yang ditunggu-tunggu rakyat.

"Kami betul-betul tersandera selama lebih dari satu bulan. Tiap hari kami lihat berita dan analisa, tapi kami tidak bisa ambil keputusan, dan ini baru terjadi sekarang," ujar politisi Gerindra di Komisi III DPR, Martin Hutabarat, dalam talkshow "Simalakama Jokowi" di Cikini, Jakarta, Sabtu (14/2).

Dia menyesalkan, sistem ketatanegaraan yang semakin demokratis namun membuat pemimpin makin ragu dalam membuat keputusan.   


"Bolanya lebih liar lagi, di partai-partai dan lainnya. Apakah ini pertanda dari demokrasi kita? Apakah karena ini lebih mengentalnya parpol dalam sistem ketatanegaraan kita, atau karena kepemimpinan yang lemah?" ungkap Martin.

Menurut tokoh Partai Gerindra ini, semakin demokrasi maju, di sisi lain pemimpin semakin "mundur" dalam membuat keputusan bila dibandingkan masa-masa sebelumnya. Situasi ini semakin merugikan Kepolisian, KPK, Jokowi dan merugikan bangsa Indonesia.

"Dunia persilatan politik kita juga bingung, kok bisa begitu lama memutuskan hanya untuk satu jabatan. Padahal masih banyak urusan lain yang harus diselesaikan ke depan," kata Martin.

Ditambahkannya, saat ini semua pihak, termasuk para penjudi, tengah memperhatikan ekspresi mimik wajah Presiden Jokowi sebagai sebuah pertanda apakah BG tetap dilantik atau dibatalkan. Baca: Nasib Budi Gunawan Jadi Bahan Perjudian di Mangga Besar [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya