Berita

jokowi-jk/net

Politik

NASIB BUDI GUNAWAN

JK: Bukan Presiden yang Lambat

JUMAT, 13 FEBRUARI 2015 | 19:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo tetap konsisten akan sikapnya terkait pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Polri.

Dikatakannya bahwa Presiden konsisten atas apa yang dibicarakan semula yaitu menunda pelantikan Budi Gunawan.

Penundaaan ini sampai ada putusan proses hukum yang jelas lewat praperadilan yang diajukan kubu Budi Gunawan sendiri.


Dia mengingatkan, persoalan berawal dari penetapan tersangka kasus korupsi oleh KPK terhadap Budi Gunawan. Padahal saat itu Budi sudah ditunjuk presiden sebagai calon tunggal Kapolri dan sudah diproses DPR RI.

"Sikap presiden dan pemerintah adalah menunda sampai kita ketahui proses hukum jelas. Kita memegang prinsip praduga tak bersalah. Kita tidak bisa langsung vonis sesuatu yang tidak punya kepastian. karena kemudian dalam situasi ada praperadilan," tegas JK saat wawancara live dengan Metro TV beberapa saat lalu.

Dengan sikap Presiden menunggu putusan praperadilan Budi Gunawan terhadap penetapan tersangkanya oleh KPK, JK tegaskan bukan berati Jokowi lambat.

"Bukan presiden yang lambat. Bukan tidak ada keputusan. Keputusannya adalah menunda, itu masih berlau sampai dengan putusan praperadilan," kata JK.

"Sekali lagi bukan presiden yang menunda, tapi praperadilan itu yang seharusnya selesai minggu lalu tapi belum selesai sekarang," tegas JK lagi. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya