Berita

Politik

Direcoki Oknum Tak Dikenal, Konser Perlawanan ATM Jokowi Ditunda

JUMAT, 13 FEBRUARI 2015 | 14:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Konser Perlawanan Aliansi Tarik Mandat (ATM) yang sedianya dilaksanakan siang ini (13/02) batal digelar gara-gara ada sekelompok oknum tak dikenal mengganggu persiapan tersebut.

Demikian disampaikan Presidium ATM Taufan Putra Revolusi kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta (Jumat, 13/2).

Dikisahkan Taufan, sekelompok oknum tak dikenal tiba-tiba membubarkan anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) yang sedang memasang spanduk-spanduk dan panggung acara ATM di depan gedung PP Muhammadyah, di Jalan Menteng Raya Nomor 62, Jakarta Pusat.


"Sempat terjadi baku hantam antara anggota IMM dengan sekelompok oknum tersebut, sehingga persiapan ATM jadi buyar," ujarnya.

Kata Taufan, setelah diinterogasi, oknum-oknum tersebut mengaku suruhan dari elit yang berpihak ke Istana. Namun begitu, Taufan menyebut bahwa oknum tersebut bukan musuh sejati perlawanan ATM. Ia menilai insiden ini sebagai kerikil kecil dalam perjuangan ATM

"Bagi kami ini hanya dinamika perjuangan. Mereka yang telah menggagalkan acara kami bukanlah musuh kami. Musuh kami adalah kebijakan pemerintah yang zholim," sambung ketua DPP IMM itu

"Untuk sementara acara konser perlawanan ini kami tunda. Kami akan persiapkan lebih baik dengan massa yang lebih banyak. Gerakan-gerakan perlawanan terhadap kebijakan Jokowi-JK akan terus kami gelorakan sampai mereka menurun kan Jokowi harus turun," tegasnya.

Sedianya akan dihadiri oleh perwakilan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam ATM diantaranya KAMMI, Himmah, Gemanusa, Brigade PII, Kopma GPII, Komnas Indonesia, IMM, Papernas dan lain-lain, yang juga akan dimeriahkan dari Band Musik beberapa kampus.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya