Berita

Politik

Twitwar Berujung Adu Jotos di Senayan, Jubir KMP Ajak Akar Rumput Move On

KAMIS, 12 FEBRUARI 2015 | 13:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pro dan kontra terhadap berbagai kebijakan pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebabkan dua orang pemuda adu jotos di Istora Senayan, Rabu (11/2) malam.

Uniknya, bentrok itu berawal ketika Roysepta Abimanyu melalui akun twitternya @redinparis beropini mengenai rencana Jokowi menjadikan mobil Proton sebagai mobil nasional.

Opini itu kemudian ditanggapi oleh Cipta Panca Laksana dengan akun Twitter @panca66 yang menilai bahwa opini Abimanyu tidak benar adanya.


"Di saat perdebatan sudah saya anggap selesai, Sdr. Panca melakukan beberapa re-tweet yang diarahkan ke akun saya mengotot mengatakan saya salah. Rangkaian itu saya jawab: Buat @panca66 sih, semua yang dibuat Jokowi pasti salah. lu liat aja TLnya :D," tulis Abimanyu di blog pribadinya, abimanyu.blogspot.com.

Usai melalui perdebatan panas di akun sosial itu, Panca kemudian mengajak Abimanyu untuk adu jotos di sekitar daerah Istora Senayan.

"Buat saya wajar satu atau dua kekalahan pertempuran dalam sebuah perang. Saya malah dapat mengidentifikasi siapa-siapa saja yang benar-benar terlibat dari pendukung Sdr. Panca," tukas Abimanyu lagi.

Setelah perkelahian itu, Panca juga ikut berkomentar, terlebih adanya rencana dari Abimanyu yang ingin melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

"Ada yg mau lapor polisi ya? Duel 1 lawan 1 kok lapor polisi? Aya2 wae :)," kata Panca lewat akun Twitter pribadinya.

Menanggapi insiden ini, jurubicara Koalisi Merah Putih (KMP) Tantowi Yahya menilai jika akar masalah tersebut didasari perseteruan antar pendukung Jokowi dan Prabowo, maka ia mengimbau kepada akar rumput untuk bisa move on. Sementara akar rumput yang mengerti permasalah diminta untuk tidak memprovokasi situasi..

"Kan mereka bisa lihat sendiri bagaimana mesranya hubungan Jokowi dan Prabowo. Jadi jangan lagi ngompor-ngompori hal itu," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 12/2).[wid]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya