Berita

tedjo edhy/net

Menteri Tedjo Jadi Menteri Bersentimen Negatif Tertinggi

KAMIS, 05 FEBRUARI 2015 | 15:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edy Pudjianto menjadi menteri dengan tingkat sentimen negatif masyarakat tertinggi. Hal tersebut berdasarkan pada hasil survei yang dilakukan Lembaga Klimatologi Politik (LKP).

CEO LKP Usman Rachman menjelaskan, selain Tedjo ada empat menteri lain yang berperingkat di bawah yaitu Menteri Negara BUMN Rini M Soemarno (16,2 persen), Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (12,28 persen), Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (10,8 persen) dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly (10,65 persen)

"Dari lima menteri itu, Tedjo yang sentimen negatifnya tertinggi mencapai 19,27 persen," ujarnya saat memaparkan hasil survei LKP di restauran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, (Kamis, 5/2).


Usman menjelaskan, alasan Tedjo mendapat sentimen negatif tertinggi ini disebabkan pernyataannya terhadap kelompok anti-korupsi yang pembela Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto dalam kisruh KPK-Polri. Saat itu, Tedjo menyebut mereka sebagai rakyat tidak jelas.

"Sementara Menteri Rini terkait rencana permintaan penyertaan modal nasional yang dianggap terlalu besar bagi BUMN," ujarnya.

Usman menambahkan, untuk Ignasius Jonan, disebabkan karena rencana dirinya menghapuskan low cost carrier (LCC) dalam dunia penerbangan. Menurut dia, alasan Jonan tidak masuk akal. Pasalnya, tidak ada korelasi antara penghapusan LCC dengan peningkatan keselamatan penumpang.

"Kalau Tjahjo itu karena terkait rencana penghapusan kolom agama di KTP. Masyarakat kita saat ini masih sangat memiliki sentimen tinggi terhadap hal-hal yang berbau agama," sambungnya.

Riset ini dilakukan dengan menggunakan metode media monitoring terhadap 10 surat kabar nasional terkemuka dan 10 media online yang paling banyak diakses publik. Riset dilakukan sejak 1 November hingga 31 Januari 2015.

Pemberitaan media yang dianalisis adalah berita-berita yang berkaitan dengan seluruh menteri, baik aktivitas yang dilakukan maupun pernyataan-pernyataan yang dilansir. Riset ini dilengkapi dengan quickpoll singkat terhadap 600 responden yang berumur 17 tahun ke atas yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis buku telepon terbaru di 10 kota besar. Margin of error survei ini sebesar 3,5 persen. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya