Berita

susi pudjiastuti/net

Menteri Susi dan Yuddy Raih Sentimen Positif Tertinggi dalam Pemberitaan Media Massa

KAMIS, 05 FEBRUARI 2015 | 13:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Brikrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi meraih penilaian positif dari media massa nasional. Keduanya memiliki sentimen positif tertinggi dalam pemberitaan mengungguli 32 menteri lain.

Begitu hasil riset Lembaga Klimatologi Politik (LKP) sebagaimana keterangan yang diberikan dalam diskusi di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta (Kamis, 5/2).

Menurut temuan LKP, total sebanyak 49,39 persen pemberitaan mengenai Menteri Susi bernada positif, kemudian 42, 44 persen bernada netral dan hanya 8, 17 persen yang bernada negatif.  Sementara Menteri Yuddy mendapat 48, 41 persen pemberitaan bernada positif, 46, 28 netral dan 5, 31 persen bernada negatif.


Disampaikan CEO LKP Usman Rachman bahwa Menteri Susi dan Menteri Yuddy selain mendapat sentimen positif yang tinggi di media, ternyata juga dipersepsikan publik sebagai menteri dengan kinerja yang baik.

"Menurut quick-poll LKP, kinerja Menteri Susi menempati ranking teratas dari 34 menteri dalam kabinet kerja yaitu sebanyak 62,6 persen publik mengaku puas, sementara Menteri Yuddy di posisi 6 dengan 49,1 persen," ujarnya.

Riset ini dilakukan dengan menggunakan metode media monitoring terhadap 10 surat kabar nasional terkemuka dan 10 media online yang paling banyak diakses publik. Riset dilakukan sejak 1 November hingga 31 Januari 2015.

Pemberitaan media yang dianalisis adalah berita-berita yang berkaitan dengan seluruh menteri, baik aktivitas yang dilakukan maupun pernyataan-pernyataan yang dilansir. Riset ini dilengkapi dengan quickpoll singkat terhadap 600 responden yang berumur 17 tahun ke atas yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis buku telepon terbaru di 10 kota besar. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya