Berita

ilustrasi/net

Hukum

Kejati Jabar Janji Ada Tersangka Baru Korupsi Bina Marga

KAMIS, 05 FEBRUARI 2015 | 05:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kepala Seksi Penerangan Umum Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Suparman, mengatakan kasus korupsi Dinas Binamarga Pemprov Jabar tak akan berhenti pada Engkos Kostawan.

"Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru, kami terus dalami," ujar Suparman di Gedung Kejaksaan Tinggi Jabar, Jalan Riau, Bandung, seusai tim penyidik menggelandang Engkos ke penjara, Rabu (4/2).

Suparman enggan menyebut siapa calon tersangka baru. Namun dia memberi sinyal tersangka baru merupakan penerima atau penikmat hasil korupsi selain Engkos.


"Kami sedang dalami ke mana dananya mengalir," imbuh dia, seperti dikutip RMOLJabar.

Engkos dijebloskan penyidik ke rutan Kebon Waru, Bandung. Penahanan dilakukan usai Engkos menjalani pemeriksaan sebagai tersangka korupsi dana pemeliharaan jalan dan jembatan senilai Rp 24 miliar, tadi sore.

Akibat perbuatan tersangka, penyidik menaksir negara mengalami kerugian sebesar Rp 8 miliar.  [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya