Berita

pantai merah/net

Nusantara

Jajaki Bumi Blambangan, Turis Lokal Ini Malah Kecewa dengan Pantai Merah

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 18:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pantai Merah yang berada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur seolah menjadi magnet wisata yang hangat dibicarakan di media massa pada tahun 2014 lalu. Sejumlah acara dan kegiatan pun kerap digelar di pantai yang letaknya berdekatan dengan Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran itu demi memikat wisatawan.

Sebutan Pantai Merah itu sendiri terdiri dari berbagai versi. Legenda warga setempat menyebut bahwa dahulu kala ada cahaya merah yang terpancar dari depan pantai tersebut. Versi lain menyebutkan warna kemerahan akan terlihat bila kita memandang dari jarak 200 meter ke pantai.

Namun seorang wisatawan yang pernah beberapa kali menginjakkan kaki di Pantai Merah, Endang Prih, justru menuturkan kekecewaanya.


"Menurutku namanya lebih cocok Pantai Payung Merah," kata wanita berusia 31 tahun itu saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL (Rabu, 4/2).

Wanita yang menyebut dirinya sebagai tukang piknik itu mengaku, awalnya penasaran dengan Pantai Merah karena marak diperbincangkan di media sosial. Oleh karena itu, saat perhelatan Banyuwangi Beach Jazz Festival pada 6 Desember 2014 lalu, Endang pun kembali menginjakkan kakinya untuk ketiga kali di Bumi Blambangan itu. Kesempatan itu pun ia gunakan untuk mengunjungi Pantai Merah.

Namun hasinya di luar perkiraan wanita berambut pendek itu.

"Aku tidak suka Pulau Merah karena ekspektasiku kan melihat pasir yang merah. Tapi yang merah itu hanya payung pantai yang ada di pinggir pantai," ungkapnya.

Tak hanya itu, minimnya sarana dan prasarana pendukung wisata di Pantai Merah juga jadi bahan kritikan Endang. Menurutnya, saat menyusun wisata ke Pantai Merah, ia kesulitan mendapatkan informasi penunjang lainnya mengenai tempat wisata tersebut.

"Minim sekali informasi yang bisa diakses. Jadi sulit mengetahui mau naik apa dari spot wisata satu ke wisata lainnya. Termasuk ke Pantai Merah ini," katanya.

Perlu diketahui, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tengah gencar-gencarnya memasarkan kawasan wisata Pantai Merah. Sejumlah acara juga diadakan di tempat ini, diantaranya red island international surfing competition pada Mei 2014 lalu.

Pantai ini disebut-sebut memiliki magnet wisata bagi peselancar karena memiliki ombak bergulung setinggi dua meter. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya