Berita

martin hutabarat/net

Gerindra: Hasto Harus Jujur, Seriuskah Pencalonan Abraham Samad?

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 10:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Siang ini, Komisi III DPR RI memanggil Plt. Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, untuk mendengarkan secara langsung isu pertemuan Ketua KPK, Abraham Samad, dengan para politisi PDIP pada masa menjelang Pilpres 2014 lalu.

"Kita akan dengarkan langsung maksud pertemuan antara Hasto Cs dengan Abraham Samad yang sampai enam kali membahas Cawapres," ujar anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat, kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Rabu, 4/2).

Martin mengatakan, ada satu pertanyaan kunci yang perlu jawaban jujur dari Hasto nanti. Yaitu, apa benar PDIP sungguh-sunggguh berencana mencalonkan Abraham Samad sebagai calon Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo pada Pilpres lalu.


"Lalu siapa yang memulai prakarsa mencalonkan Abraham Samad sebagai calon Wapres ini? Apakah Abraham Samad sendiri yang datang menawar-nawarkan diri atau Hasto Cs yang mengiming-imingi atau membujuk-bujuk Abraham Samad agar mau dicalonkan  menjadi Calon Wakil Presiden untuk menaikkan elektabilitas Jokowi sebagai Capres saat itu?" ungkap politisi Partai Gerindra ini.

Dibeberkan Martin, bahwa ia sendiri sejak awal tidak yakin PDIP memiliki kesungguhan untuk mencalonkan Abraham Samad menjadi Cawapres, karena Samad bukanlah tokoh politik yang punya uang sebagai modal Pilpres.

"Dia hanya sekadar digadang-gadang saja sebagai Cawapres untuk mendongkrak suara Jokowi," tegasnya. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya