Berita

barack obama/net

Dunia

Ini Komentar Obama Atas Video ISIS Bakar Hidup-hidup Pilot Yordania

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 02:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengomentari tayangan video eksekusi mati pilot Yordania, Letnan Satu Moaz al-Kasasbeh, yang dibakar hidup-hidup oleh militan Islamic State atau ISIS.

Obama menyebut eksekusi mati terbaru sandera ISIS itu sebagai bukti "kejahatan dan kebiadaban" kelompok tersebut. Meski begitu, Obama mengakui bahwa Dewan Keamanan Nasional AS sedang bekerja untuk mengkonfirmasi keaslian video.

"Ini hanya salah satu indikasi kekejaman dan kebiadaban organisasi ini (ISIS). Saya pikir itu akan melipatgandakan kewaspadaan dan tekad koalisi global untuk memastikan bahwa ISIS akan dikalahkan," lanjut Obama, dikutip dari Washington Post.


Obama, yang berbicara di Gedung Putih sebelum pertemuan dengan kumpulan warga yang menulis surat kepadanya, juga menyebut ISIS sebagai organisasi yang hanya tertarik pada "kematian dan kehancuran".

Sementara itu Sekretaris Pers Gedung Putih, Josh Earnest, mengatakan, Wakil Presiden AS, Joe Biden, dijadwalkan untuk makan siang dengan Raja Abdullah dari Yordania, yang berada di Washington pada Selasa (3/2) waktu setempat. Tak menutup kemungkinan pertemuan itu akan membahas perkembangan terbaru tersebut.

Earnest menegaskan, video tersebut tidak akan mengubah misi AS untuk menyelamatkan para sandera asal AS yang ditahan ISIS. Earnest juga menyatakan simpati dan doa kepada keluarga pilot Moaz al-Kasasbeh.

"Ada pilot militer Yordania yang mempertaruhkan hidup mereka dalam serangan udara terhadap ISIS di Suriah. Dan mereka melakukan hal itu bersama pilot militer AS. Dan itu merupakan kontribusi yang cukup besar dari Yordania," ucapnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya