Berita

Dunia

Update: ISIS Bakar Hidup-hidup Pilot Yordania

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 01:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kabar terbaru datang dari drama penyanderaan pilot Yordania oleh kelompok Islamic State alias ISIS.

Setelah mempublikasi pemenggalan dua sandera asal Jepang baru-baru ini, ISIS kembali merilis sebuah video yang menunjukkan pelaksanaan eksekusi mati pilot Yordania, Lettu Moaz al-Kasasbeh, dengan cara membakarnya hidup-hidup.

Kabar ini dikutip dari New York Times beberapa saat lalu. Di awal video yang diyakini orisinalitasnya itu, ISIS menayangkan keterlibatan Yordania dalam serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat.


Pada akhir video, terlihat Lettu Moaz al-Kasasbeh berdiri dalam sebuah kandang dan dibakar hidup-hidup dengan obor.

Video terbaru ini pertama kali dilaporkan oleh SITE Intelligence Group, sebuah organisasi yang memantau aktivitas jihad di Internet. Tidak ada keterangan waktu kapan video itu direkam.

Lettu Moaz al-Kasasbeh, berusia 26 tahun, ditangkap oleh militan ISIS pada tanggal 24 Desember 2014 setelah jet tempur F-16 yang diterbangkannya jatuh di Suriah Utara. Saat itu ia sedang terlibat dalam operasi militer menyerang ISIS yang dipimpin AS.

Selama ini, pejabat Yordania berusaha untuk bernegosiasi dengan ISIS, yang menuntut pembebasan Sajida al-Rishawi, seorang wanita berkebangsaan Irak yang dipenjara di Yordania karena terlibat dalam serangan terorisme.

Para militan mengatakan mereka akan membunuh Letnan Kasasbeh jika Yordania tidak memenuhi tuntutan itu.

Kabar terakhir menyebut Yordania setuju untuk melepaskan perempuan Irak itu sebagai barter dengan pembebasan sang pilot. Namun perundingan terhenti karena ISIS hanya bersedia melepaskan dua sandera Jepang. Kenyataannya, dua sandera Jepang itu pun dipenggal oleh ISIS baru-baru ini. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya