Berita

Politik

Tanpa Perubahan, PAN Sulit Bergerak Dinamis

SELASA, 03 FEBRUARI 2015 | 18:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Amanat Nasional (PAN) akan sulit bergerak maju secara dinamis jika tidak ada perubahan pemimpin dalam tubuh partai berlambang matahari terbit. Pasalnya, hingga tahun terakhir periode kepemimpinan yang ada saat partai tersebut tidak mengalami banyak kemajuan berarti.

Pengamat politik Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Airlangga Pribadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu (Selasa, 3/2).

PAN, kata Airlangga, tidak akan sanggup bergerak luwes dalam membangun aliansi politik jika tetap tidak ada perubahan kepemimpinan. Karena semestinya PAN bisa menjadi pemain kunci dalam Koalisi Merah Putih (KMP). Tapi yang terjadi saat ini, ternyata hal itu tidak bisa dilakukan lantaran PAN cenderung berada di bawah bayangan partai lain, yaitu Demokrat.


"Akibatnya, dalam beberapa kali menyikapi isu-isu kebijakan yang tidak populis, PAN terus mengalami ketertinggalan bahkan cenderung diam," ujarnya.

Airlangga berpendapat, Kongres PAN ke-IV bisa menjadi momentum bagi partai yang lahir dari rahim reformasi ini untuk berbenah diri. Ini mengingat selama lima tahun ke belakang, kepemimpinan PAN cenderung sentralistik dan elitis. Selain itu, sistem perkaderan juga dinilai tidak berjalan maksimal. Akibatnya, ketika pelaksanaan pileg banyak kalangan artis ditarik demi mendongkrak perolehan suara.

"Kader-kader PAN harus berpikir keras untuk menentukan pilihan ketumnya nanti. Jangan terjebak dengan money politic, sehingga menggadaikan masa depan PAN lima tahun mendatang," tandasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya