Berita

AS Hikam/net

Hukum

AS Hikam Ajak Sutan Bhatoegana Kooperatif di Persidangan

SELASA, 03 FEBRUARI 2015 | 08:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menjebloskan politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana ke dalam tahanan setelah jadi tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan pembahasan anggaran APBNP tahun 2013 di Kementerian ESDM.

Pengamat politik senior AS Hikam mengatakan, penahanan Sutan kembali menjadi bukti bahwa KPK konsisten dengan apa yang menjadi tugasnya. Mantan Ketua Komisi VII DPR RI itu menambah daftar panjang petinggi Demokrat yang terseret tipikor.

Penahanan Sutan, jelas AS Hikam, bukan saja menjadikan KPK tetap terpercaya, tetapi juga efektif serta tegar dalam menghadapi guncangan dan rekayasa pelemahan terhadapnya. Publik di level masional dan internasional semakin kokoh di belakangmya, walaupun tentunya bukan tanpa reserve.


"Sikap kritis harus tetap ada karena hal itu juga merupakan dukungan tak langsung yang menjadikan KPK tidak mudah terpeleset. Bagaimanapun juga lembaga ini berisi dan dijalankan manusia biasa. Sehingga ia pun tak imun dari kemungkinan korupsi dan/atau penyelewengan para anggotanya dan pimpinan-pimpinannya," ujar dia lewan akun facebooknya sesaat lalu, Selasa (3/2).

"Saya mengucaplan selamat kepada KPK dan para crewnya," tambah AS Hikam.

Kepada Sutan, yang ia kenal ketika di DPR RI dulu, ia mengingatkan politisi asal Sumut yang kocak dan dikenal dengan istilah 'ngeri-ngeri sedap' dan 'masuk tuh barang' itu agar kooperatif saat menjalani proses persidangan nanti.

"Hanya dengan cara demikian beliau bisa ikut membantu bangsa dan negara ini kian bersih dari tipikor. Dan kontribusi beliau ini tentu akan bisa meringankan sanksi hukuman," tandas Menristek era Pemerintahan Gus Dur ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya