Berita

zulkifli hasan/net

Politik

Gagasan Reunifikasi Zulkifli Hasan Menuai Apresiasi

SABTU, 31 JANUARI 2015 | 13:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gagasan calon Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau Zulhas, untuk menggelar reunifikasi bagi tokoh-tokoh PAN yang selama ini menahan diri atau menjauh dari PAN mendapat apresiasi.

Salah satunya dari Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PAN (MPP PAN), A.M. Fatwa.

"Upaya Pak Zulhas untuk memberikan ruang kembali kepada tokoh-tokoh senior PAN seperti Soetrisno Bachir, Faisal Basri, dan Goenawan Muhammad itu memang sudah seharusnya. Jika hal itu tidak dilakukan berarti sama seperti melupakan sejarah perjalanan partai ini," katanya saat dihubungi, Sabtu (31/1).


Dijelaskan Fatwa bahwa gagasan itu sudah semestinya dilakukan agar PAN semakin maju dan memiliki peran yang nyata bagi bangsa.

"Jika Pak Zulhas merealisasikan gagasan tersebut, berarti dia adalah seorang pemimpin yang mengerti etika dan moral. Tanpa kehadiran para tokoh senior itu, PAN belum tentu bisa berjaya seperti sekarang. Itu adalah sejarah, dan kita tak boleh berpaling," ujarnya.

Menurut dia, gagasan reunifikasi yang dilontarkan Ketua MPR RI tersebut sangat brilian. Apalagi kepemimpinan Hatta Rajasa di PAN saat ini tidak merangkul sosok-sosok yang membesarkan partai tersebut. Selain tidak peduli terhadap mereka, pengurus pemegang mandat partai yang sekarang juga kurang memberikan perhatian kepada kader-kader di bawah.

"Meski begitu, saya sendiri tidak ingin memutus hubungan dengan PAN, seperti apa yang dilakukan yang lain (Soetrisno Bachir, Faisal Basri, dan Goenawan Muhammad)," tutur salah satu pendiri dan deklarator PAN tersebut.

Hal yang sama juga ditegaskan Ketua DPW PAN Papua Barat, Rachmad Cahyadi, yang mengatakan bahwa reunifikasi adalah ide cemerlang yang akan membawa perubahan mendasar bagi kemajuan PAN lima tahun mendatang.

"Dulu, Soetrisno Bachir punya komitmen besar bagi kemajuan PAN, tapi lima tahun ke belakang menjauhi partai. Nah, jika dia diajak kembali, itu akan memberi kekuatan signifikan bagi perjalanan partai selanjutnya," kata Rachmad. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya