Berita

Dunia

Pentagon: Serangan Udara AS Tewaskan Pakar Senjata Kimia ISIS

SABTU, 31 JANUARI 2015 | 13:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pakar senjata kimia yang bergabung dengan kelompok militan ISIS dikabarkan tewas dalam serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat beberapa waktu lalu di wilayah utara Irak.

Dalam keterangan yang dirilis Pentagon pada Jumat (30/1), serangan udara itu dilakukan Sabtu pekan lalu di Mosul. Dalam serangan itu, seorang bernama Abu Malik ikut tewas. Abu Malik diduga merupakan orang yang dulu bekerja bagi mantan diktator Saddam Hussein sebelum akhirnya bergabung dengan Al Qaeda dan ISIS.

Pentagon menyebut bahwa Malik ikut memberikan pelatihan bagi kelompok militan ISIS untuk bisa membuat senjata kimia.


"Kematiannya diharapkan untuk sementara menurunkan dan mengganggu jaringan teroris serta mengurangi kemampuan ISIL untuk berpotensi memproduksi dan menggunakan senjata kimia terhadap orang yang tidak bersalah," katanya seperti dimuat Press Tv.

Ada beberapa laporan dari ISIL teroris menggunakan gas klorin, tetapi tidak ada bukti kelompok memiliki persenjataan senjata kimia utama. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya