Berita

YZR-M1

Olahraga

YZR-M1 Difungsikan Akhiri Dominasi Marquez

Motogp
JUMAT, 30 JANUARI 2015 | 08:31 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Yamaha makin percaya diri menjuarai MotoGP 2015 usai meluncurkan motor ba­runya, YZR-M1 di Madrid, kemarin.

Tunggangan anyar itu nanti­nya akan digunakan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi dengan harapan bisa mengakh­iri dominasi Marc Marquez.

Di banding edisi tahun sebe­lumnya, tampilan YZR-M1 pada tahun ini punya beberapa perbedaan dengan yang paling mencolok, yaitu ruang lebih besar untuk sponsor mereka, Movistar.


"Anda harus belajar dari ke­salahan dan terus berkembang serta terlibat di dalamnya. Se­muanya harus dalam keadaan yang benar. Semuanya harus sempurna sejak balapan per­tama," kata bos tim Yamaha, Lin Jarvis dikutip Autosport.

Motor baru ini diharapkan akan bisa mengantar Lorenzo serta Rossi bersaing dengan Honda di musim yang akan dimulai pada akhir Maret men­datang.

Musim lalu Yamaha kalah jauh dari pesaing utamanya itu setelah Marquez meraih 10 kemenangan beruntun di awal musim. Namun di seri-seri akh­ir Yamaha mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan dan sukses menipiskan jarak.

"Itu hal yang sulit untuk dilakukan, tapi kami punya persiapan yang bagus. Saya pikir saat ini Valentino dan Jorge dalam kondisi fisik dan mental yang hebat."

Lorenzo mengakui, kondisi fisik yang kurang oke jadi pe­nyebab dirinya tampil buruk di 2014. Menjelang musim balap 2015 dia merasa berada dalam kondisi sangat baik dan siap bertarung lagi menjadi juara dunia.

Lorenzo menjalani duel sengit dengan Marquez di musim 2014, di mana persaingan menjadi juara dunia ditentukan sampai seri terakhir di Valencia. Namun rider penunggang Yamaha itu tercecer jauh, setelah melalui awal musim yang buruk. Dia akhirnya cuma bisa duduk di posisi tiga klasemen akhir. "Ta­hun ini saya tidak akan membuat kesalahan dan saya akan berada dalam kondisi yang lebih baik," lanjutnya. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya