Berita

surya paloh-jokowi

Politik

Surya Paloh, Tokoh Parpol yang Paling Mempengaruhi Keputusan Jokowi

KAMIS, 29 JANUARI 2015 | 11:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebanyak 89,5 persen masyarakat menilai Joko Widodo (Jokowi) tidak tegas dan sangat tersandera oleh Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan alam mengambil keputusannya terkait "perselisihan" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri.  

Demikian disampaikan hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM), yang dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.250 responden di 33 provinsi pada 13-26 Januari 2015. Margin of error survei itu kurang lebih 1,21  persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Selain itu, temuan survei menemukan 79,5 persen masyarakat berpendapat bahwa tokoh partai politik yang paling mempengaruhi keputusan Jokowi adalah Surya Paloh (Ketua Umum Partai Nasdem).


"Hal ini terbukti dengan jumlah menteri yang merepresentasikan Surya Paloh lebih banyak daripada yang merepresentasikan wakil PDIP di kabinet kerja," kata Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel.  

Sebelumnya diberitakan bahwa survei itu juga menunjukkan mayoritas responden atau 68,7 persen menyatakan tidak puas terhadap kinerja 100 hari pemerintahan. Sebanyak 26,4 persen responden menyatakan puas dan 4,9 persen tidak tahu. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya