Berita

ignasius jonan/net

Nusantara

Menteri Jonan Siap tindak Lanjuti Putusan Raker Komisi V

RABU, 28 JANUARI 2015 | 18:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menggelar rapat kerja dengan Komisi V DPR RI siang tadi (Rabu, 28/1). Rapat tersebut membahas soal pemeriksaan semester I tahun 2014 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Kemenhub.

Kesimpulan rapat yang di gelar di ruang rapat Komisi V gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, ini antara lain adalah, Komisi V DPR RI mengapresiasi Kemenhub terhadap hasil pemeriksaan BPK RI semester I tahun 2014 atas Laporan Keuangan Tahun 2013 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selanjutnya, Komisi V DPR RI meminta agar kemenhub dapat mempertahankan opini tersebut.

Kedua, Komisi V DPR RI meminta kemenhub untuk meningkatkan peran  pengawasan internal dalam pengelolaan pertanggungjawaban keuangan negara di Kemenhub. Termasuk di antaranya  menertibkan penatausahaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola Kemenhub sesuai dengan ketentuan perundang-undangan di bidang keuangan negara, sehingga temuan BPK yang serupa tidak terulang di kemudian hari.


Ketiga, Komisi V DPR RI mendukung upaya Menteri Perhubungan untuk melakukan peningkatan standar SDM Kemenhub dalam rangka penyegaran transparansi dan peningkatan kinerja Kemenhub.

Sementara kesimpulan terakhir, Komisi V DPR RI mendesak Kemenhub untuk segera menyelesaikan beberapa temuan dan menyampaikan evaluasi kepada Komisi V DPR RI dalam waktu selambat-lambatnya 6 bulan terhitung sejak hari ini.

Menanggapi 4 putusan raker itu, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan menyampaikan rasa terima kasih dan berjanji akan menindaklanjuti putusan tersebut.

"Kami atas nama Kemenhub mengucapkan terima kasih, akan kami tindak lanjuti sesegera mungkin karena ada satu tadi yang deadline," tandas Menteri Jonan. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya