Berita

maruarar sirait/net

PDIP Usul Pegawai Pajak Ditambah untuk Perkuat Kinerja

SELASA, 27 JANUARI 2015 | 23:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Dengan jumlah penduduk sekitar 100 juta, Jepang memiliki 60 ribu pegawai pajak dengan jumlah auditor mencapai 10 ribu sampai dengan 12 ribu orang. Sementara Indonesia, dengan penduduk sekitar 240 juta hanya memiliki sekitar 32 ribu pegawai pajak dengan sekitar 4.000 auditor.
 
Perbandingan ini disampaikan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, dalam rapat Komisi XI DPR dengan Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/1).

Dengan perbandingan ini, Maruarar meminta Direktorat Pajak secara terbuka dan tegas meminta saja meminta penambahan sumber daya manusia pegawai pajak hingga 10 ribu personil. Hal ini penting demi memperkuat kerja dan juga untuk memenuhi target pajak.


"Patut diduga kalau jumlah pegawai pajak kecil dan kualifikasi rendah, yang diuntungkan pengemplang pajak. Semua juga tahu makro ekonomi kita bagus. Kita tahu banyak duit parkir di luar negeri. Kenapa kita biarkan dan tak cari solusi?" ujar Maruarar.

"Kalau Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) tak merestui, kita harus rapat supaya ada solusi konkrit. Kalau ada unsur Pemerintah tak mendukung penambahan pegawai pajak, bisa dianggap tak mendukung penerimaan pajak meningkat," tandasnya.

Dalam rapat itu, sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pajak yang juga Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, menyatakan pihaknya menyiapkan sejumlah terobosan dalam menggenjot penerimaan pajak. Selama ini target pajak tak tercapai, sehingga harus ada terobosan.

"Harus ada terobosan supaya optimal. Selama ini target tak tercapai. Ini target ditambah, kami akan berusaha keras supaya penerimaan pajak optimal. Caranya hanya satu, meningkatkan kepatuhan wajib pajak," kata Mardiasmo. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya