Berita

effendi simbolon/net

Politik

Effendi Simbolon Jelaskan Lagi Penyebab Jokowi Mudah Dijatuhkan

SELASA, 27 JANUARI 2015 | 15:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada banyak celah yang berpotensi membuat pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mudah digulingkan.

Hal itu sekali lagi dikatakan Ketua DPP PDI Perjuangan, Effendi MS Simbolon, kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 27/1). Kemarin, dalam sebuah diskusi, Effendi menyebut pemerintahan Jokowi tidak akan bertahan lama karena sosok Jokowi yang "prematur" dan personil kabinetnya yang tidak layak dipakai.

Tadi, Effendi menyatakan, celah untuk menjatuhkan Jokowi tersebut harus segera ditutup agar negara berjalan sesuai dengan konstitusi yang ada dan menahan banjir kritik yang menyerang.


"Saya ingin sampaikan ini agar Jokowi sebagai presiden melakukan pembenahan dan kembali ke khittahnya. Sehingga penyelengaraan negara, khususnya di eksekutif, benar-benar di relnya dan sesuai dengan konstitusi," ujarnya.

Effendi menjelaskan bahwa saat ini celah di pemerintahan Jokowi semakin lebar terbuka karena instrumen pendukung yang ada tidak kompeten dalam menjalankan pemerintahan.

"Instrumen dalam pemerintahan itu sendiri tidak cukup baik untuk melaksanakan kerja sebagai pemerintah," tegas Effendi tanpa merinci lebih detail. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya