Berita

Otomotif

IMI Raih Penghargaan di Hari Kepabeanan Internasional ke-63

SELASA, 27 JANUARI 2015 | 14:09 WIB | LAPORAN:

Kemarin, komunitas kepabeanan seluruh dunia memperingati Hari Kepabeanan Internasional yang ke-63.

Komunitas pabean seluruh dunia saat ini lebih dikenal dengan sebutan World Customs Organization (WCO), yang merupakan satu-satunya organisasi antar pemerintah yang memiliki visi dan misi untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi Administrasi Pabean seluruh dunia dalam rangka merespon perubahan serta tuntutan global. Indonesia sendiri sudah menjadi anggota WCO sejak 30 April 1957.

Tema yang diusung pada Hari Kepabeanan Internasional tahun ini adalah "Coordinated Border Management â€" An Inclusive Approach For Connecting Stakeholders".


Dalam acara yang berlangsung  kemarin di Kantor Direktorat Jendral Bea Cukai di Jalan Jenderal A. Yani (By Pass) Rawamangun Jakarta Timur, organisasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) mendapat penghargaan.

Komjen (Purn) Nanan Soekarna yang menjabat sebagai Ketua Umum IMI, beserta para pengurus IMI, menghadiri acara yang dipimpin langsung Menteri Keuangan, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

Dirjen Bea Cukai, Agung Kuswandono, berjanji akan terus mengupayakan adanya koordinasi di tingkat internasional secara optimal. Koordinasi dengan pemangku kepentingan di tingkat internasional ditunjukkan dengan adanya dokumen ATA atau CPD Carnet yang berlaku internasional sebagai pengganti dokumen pabean nasional dan dijamin oleh rantai jaminan internasional.

CPD Carnet adalah dokumen barang resmi yang dipergunakan seluruh dunia untuk kegiatan olahraga otomotif sehingga kendaraan yang masuk atau keluar dari Indonesia untuk batas waktu tertentu tidak perlu membayar jaminan pajak bea cukai.

IMI yang merupakan organisasi otomotif terbesar di Indonesia, mendapat penghargaan dengan ditunjuknya IMI sebagai pemegang CPD Carnet. Komjen (Purn) Nanan Soekarna yang menerima langsung penghargaan dari Dirjen Bea Cukai menyambut baik penghargaan tersebut.

"Tentu saja hal ini akan sangat membantu dan menguntungkan bagi Indonesia. Pada dunia olahraga otomotif kita khususnya, serta juga untuk sosial dan pariwisata," jelasya.

CPD Carnet ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia olahraga otomotif, khususnya dalam penyelenggaraan acara-acara internasional seperti F 1 dan lainnya. Indonesia berupaya mendapatkan CPD Carnet ini lebih dari 30 tahun, namun baru dapat terealisasi dalam kepengurusan IMI saat ini. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya