Berita

Dunia

Sempat Dikira Resmi Milik Kantor Berita Korut, Akun Twitter Ini Ternyata Hanya Parodi

SELASA, 27 JANUARI 2015 | 12:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah akun twitter yang semula diduga merupakan akun resmi milik kantor berita Korea Utara,  Korean Central News Agency (KCNA) yakni @DPRK_News ternyata palsu.

Selama ini, tidak sedikit pihak yang percaya bahwa akun twitter itu adalah akun resmi KCNA. Pasalnya, di biodata twitter disebutkan bahwa akun itu merupakan resmi. Kicauannya pun selalu terkait dengan berita-berita serta foto yang dikeluarkan oleh pemerintah Korea Utara, di antaranya propaganda terhadap Amerika Serikat, Korea Selatan, dan glorifikasi Kim Jong-un.

Bahkan, sejumlah kantor berita ternama, di antaranya Washington News, Fox News, Newsweek, The Huffington Post, Verge, dan Reuters pernah memuat berita dengan merujuk pada akun tersebut.


Namun ternyata, akun yang telah memiliki lebih dari 26 ribu followers itu selama ini dijalankan oleh kakak beradik Derrick Popehat dan Patrick Popehat. Keduanya merupakan penulis blog legal libertarian Popehat”.

Seperti dikabarkan oleh Newsweek, mereka menyebut bahwa akun ini adalah akun parodi, dan mereka tidak menyangka banyak kantor berita yang tertipu oleh akun ini.

Derrick mengaku bahwa ia terinspirasi oleh kantor berita resmi berbahasa Inggris KCNA tiap kali mengeluarkan kicauan. Namun ia tidak menyangkan, kerap kali menambahkan "bumbu" dalam tiap kicauannya. Demikian seperti dimuat KoreaKini. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya