Berita

ilustrasi isis/net

Dunia

Gempur ISIS, AS Tambah 100 Pasukan ke Timur Tengah

SABTU, 24 JANUARI 2015 | 18:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat akan mengirimkan sekitar 100 pasukan bersenjata tambahan di Timur Tengah selama beberapa hari ke depan.

"Mereka akan memperhatikan keadaan yang ada dan mempersiapkan diri untuk melakukan pengerahan lebih lanjut," kata juru bicara Pentagon John Kirby pada Jumat (23/1).

Pasukan operasi khusus yang telah diberi mandat pada pekan lalu itu akan tiba di negara tetangga Suriah beberapa hari ke depan. Kirby menambahkan, minggu berikutnya, beberapa ratus pelatih militer juga akan dikerahkan.


Pasukan-pasukan tersebeut akan membangun situs-situs pelatikan pasukan-pasukan oposisi Suriah yang diklaim Amerika Serikat akan dikerahkan untuk melawan ISIS.

Kirby juga menyebut bahwa Amerika Serikat akan bersiap untuk mengerahkan lebih banyak pasukan bila diperlukan.

Ini bukan kali pertama Pentagon mengerahkan pasukan tambahan ke Timur Tengah pada awal tahun ini. Pekan lalu, ada sekitar 1.000 pasukan dikeragkan ke kawasan tersebut untuk memoderasi militan Suriah dengan dalih demi melawan kelompok militan ISIS.

Pentagon menyebut, pelatihan itu sendiri diharapkan dapat dimulai pada awal musim semi ini di sejumlah negara rekanan seperti Arab Saudi, Turki dan Qatar.

Press TV
memuat, pada bulan Desember lalu Kongres Amerika Serikat telah menyetujui penggelontoran dana sebesar 500 juta dolar AS untuk upaya Pentagon itu. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya