Berita

Politik

Fahri Hamzah: Relawan dan LSM Jangan Kayak Anak-anak

Pasti Ada yang Istimewa dari Jokowi...
SABTU, 24 JANUARI 2015 | 14:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Relawan Joko Widodo (Jokowi) dan para aktivis LSM diminta untuk menahan diri dan tidak terlalu cepat menyalahkan Presiden Jokowi.

Imbauan itu datang dari Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, lewat akun twitternya @Fahrihamzah, beberapa saat lalu.

Politisi muda yang juga menjabat Wakil Sekjen DPP PKS ini yakin masih banyak "jurus" Presiden Jokowi yang masih disimpan untuk menyelesaikan hubungan yang tidak harmonis antara KPK dan Polri.


Apalagi, menurutnya, Jokowi adalah ada sosok yang tidak bisa ditebak.

Berikut ini urutan twitt Fahri Hamzah yang dikutip redaksi:  

Jangan terlalu cepat menyalahkan JOKOWI. ingatkah waktu kita memilihnya? pasti ada yang istimewa.

Relawan dan LSM jangan kayak anak2...biarkan Presiden kita bekerja. Beliau masih banyak jurus yg belum keluar.

Banyak yang tak terduga. Pastinya. Karena beliau selalu demikian. Sabarlah....

Soal KPK dan POLRI ini kecil saja bagi Presiden kita...lihat aja sebentar lagi selesai...

Kalau kita benci orang..ingatlah pada saat kita mencintainya...

Makanya jangan terpukau dengan orang apalagi karena alasan yg gak jelas..

Seperti diketahui, kemarin kantor KPK dipenuhi ratusan aktivis dan tokoh LSM dan anti korupsi yang menuntut pembebasan tersangka kasus keterangan palsu, Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, dari pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Saat jumpa pers, para aktivis dan tokoh itu mengkritik keras sikap ambigu Presiden Jokowi yang tak tegas memerintahkan pembebasan Bambang Widjojanto.

Bahkan ada di antara mereka yang menyebut mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lebih baik dari Jokowi dalam menangani kasus serupa. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya